Saya selalu menemukan dua tipe pengguna drupal, yakni mereka yang memandang drupal sebagai CMS (Contents Management System) semata dan satu lagi, mereka yang memandang drupal sebagai framework.
Pemilahan ini setidaknya memudahkan kita berada di posisi mana. Artinya ketika kita melihat drupal sebagai sebuah CMS, maka kastemisasi yang kita lakukan dibatasi hanya sebatas bongkar pasang modul, themes dan kastemisasi front end (yang semuanya diatur ketika login sebagai admin).
Manakala ada requierment yang spesifik, hal yang pertama dilakukan oleh tipe pengguna ini adalah melihat di http://drupal.org, apakah di sana terdapat modul yang sesuai atau tidak.